Pengertian Pemrograman Visual Berbasis Desktop

Pemrograman Visual Berbasis Desktop adalah pemrograman yang di lakukan  dengan memanipulasi elemen-elemen visual yang di lakukan pada sebuah PC tunggal yang pengoperasiannya tidak bergantung pada PC lain dalam jaringan maupun web. Contoh software pemrograman visual :
– Visual Basic : Visual Basic merupakan pemrograman visual berbasis desktop
– Visual Net : Visual Net merupakan pemrograman visual berbasis web

A.    Menjelaskan Ide Aplikasi Bahasa Pemrograman

IDE merupakan kependekan dari Integrated Development Environment atau Integrated Design Environment atau Integrated Debugging Environment. IDE adalah bagian aplikasi yang menyediakan fasilitas baru bagi programmer untuk melakukan RPL. IDE terdiri atas:

–          Source Code Editor

–          Compiler

–          Interpreter Tool

–          Debugger

1.      Mengenai Visual Basic

Visual Basic atau VB adalah merupakan bahasa pemrograman tingkat tinggi dan merupakan pengembang dari versi Basic. Basic merupakan kependekan dari Beginners Allpurpose Symbolic Instruction Code. Basic adalah bahasa pemrograman yang mendukung konsep berorientasi objek atau OOP (Object Oriented Programing).

2.      IDE Dalam Visual Basic

IDE pada VB merupakan IDE yang sangat praktis dan lengkap. Salah satu fitur dalam IDE VB adalah tampilan praktis dan design GUI (Graphical User Interface)

Bagian IDE memiliki fungsi masing-masing yakni:

  1. Jendela Project Explorer berisi daftar dari semua modul yang ada dalam aplikasi yang dibangun. Modul-modul tersebut tersusun berdasarkan tipe atau dapat pula berdasarkan alphabet dengan mengklik ikon paling kanan pada project window
  2. Jendela Form Designer / Form Window merupakan tempat mendesign antar muka dari aplikasi yang dibuat
  3. Jendela Toolbox berisi objek-objek yang dapat diletakkan pada form
  4. Jendela Code digunakan untuk menulis kode program yang mengatur perilaku objek-objek aplikasi
  5. Jendela Properties berisikan deskripsi objek yang sedang aktif
  6. Jendela Color Pallete digunakan untuk menentukan warna objek
  7. Jendela Form Layout menunjukkan bagaimana peletakkan sebuah form akan ditampilkan pada saat dijalankan
  8. Jendela Immediate biasanya digunakan bersama jendela Watch untuk melihat tampilan program pada proses Debugging
  9. Jendela Object Browser digunakan untuk menelusuri external libararies. Melalui jendela ini kita dapat mempelajari objek beserta atribut, kejadian, dan metode yang dimilikinya
  10. Jendela Local akan aktif hanya pada saat program dijalankan. Jendela ini berisi nilai dari sejumlah variabel yang bersifat local falam sebuah prosedur atau modul
  11. Jendela Watch digunakan memonitor nilai dari suatu variable baik bersifat lokal maupun global

sumber : iamsingmyblue

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s